Apa saja yang jadi ketentuan aqiqah anak pria serta wanita? Ketentuan serta syarat tersebut antara lain ialah, waktu aqiqah, hewan aqiqah( usia, tipe kelamin jantan ataupun betina pula keadaan raga).

Pada peluang kali ini, Pelangi Aqiqah hendak menarangkan syarat- syarat cocok sunnah yang butuh dicermati dikala melaksanakan aqiqah bersumber pada dalil.

Syarat- syarat aqiqah buat anak pria serta anak wanita wajib cocok dengan syarat syariat bagi syarat islam. Perihal tersebut mempunyai tujuan biar ibadah aqiqah kita diterima oleh Allah. Terlebih lagi, aqiqah merupakan salah satu ibadah yang penerapannya sekali seumur hidup.

Ketentuan Aqiqah Anak Pria serta Wanita dalam Hadist

Tadinya, butuh kita tahu kalau aqiqah itu didefinisikan selaku“ memotong”, sebab dalam proses aqiqah anak ini merupakan memotong/ menyembelih hewan. Aqiqah ialah wujud perkataan rasa syukur umat islam kepada Allah atas balita yang dilahirkan dengan syarat- syarat tertentu bagi syariat ajaran Islam.

Ketentuan aqiqah anak pria serta wanita dalam hadist sahih yang berdialog menimpa waktu penerapan aqiqah buat anak ataupun balita yang baru lahir merupakan selaku berikut: Paket Aqiqah Murah Tangerang

Dari Samurah bin Jundub ia mengatakan: Rasulullah SAW. bersabda:“ Seluruh anak balita tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan( kambing), diberi nama serta dicukur rambutnya.”

[HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’ i, Ibnu Majah, Ahmad]

Dari‘ Aisyah RA, dia mengatakan,“ Rasulullah SAW sempat ber aqiqah buat Hasan serta Husain pada hari ke- 7 dari kelahirannya, dia berikan nama serta memerintahkan biar dihilangkan dari kotoran dari kepalanya( dicukur).“

[HR. Hakim, dalam Al- Mustadrak Juz 4, Perihal. 264]

Dari‘ Aisyah RA, dia mengatakan: Rasulullah bersabda:“ Balita pria diaqiqahi dengan 2 kambing yang sama serta balita wanita satu kambing“.

[HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah]

Penyembelihan hewan berkaitan dengan kelahiran anak ataupun aqiqah cocok dengan hadist tersebut disyariatkan buat dicoba pada hari ketujuh kelahiran anak.

Hukum aqiqah buat orang tua yang baru melahirkan anaknya merupakan sunnah muakad, meski demikian, ketentuan serta syarat aqiqah jadi bagian berarti dalam syariat Islam.

Ketentuan serta Syarat Waktu Penerapan Aqiqah

Sehabis tadinya dijabarkan menimpa hadist sahih tentang aqiqah anak pria serta anak wanita, cocok riwayat hadist di atas hingga penerapan aqiqah yang sangat cocok dengan syariat merupakan pada hari ke- 7 semenjak kelahiran balita.

Tetapi bila belum dapat pada hari ke- 7 tersebut, sebagian ulama memperbolehkan buat penerapannya di hari ke- 14( 2 minggu sehabis balita lahir). Apabila di hari ke- 14 masih belum dapat pula, hingga penerapannya dapat di hari ke- 21.

Dari Abu Buraidah RA:“ Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, ataupun keempat belas, ataupun kedua puluh satunya.”

[HR. Baihaqi serta Thabrani]

Ketentuan serta Syarat Kambing Aqiqah

Kita sudah mengenali tentang hukum aqiqah bersumber pada hadist sahih serta menimpa ketentuan dan syarat waktu penerapan aqiqah yang sangat utama, ialah terdapat di hari ke- 7 ataupun seminggu sehabis balita lahir. Pada penjelasan ini kami hendak bahas perihal terpaut ketentuan serta syarat kambing aqiqah.

Jumlah serta Tipe Kelamin( Jantan ataupun Betina)

Telah jelas kalau buat jumlah hewan yang digunakan buat aqiqah merupakan 2 ekor kambing buat anak pria, sebaliknya buat anak wanita merupakan satu ekor kambing.

Walaupun anak pria serta anak wanita bersama mahkluk ciptaan Allah, tetapi, terdapat perbandingan menimpa jumlah hewan yang digunakan buat aqiqah.

Perihal tersebut senada dengan hukum waris, dimana anak pria berhak mewarisi harta orang tuanya 2 bagian, sebaliknya anak wanita satu bagian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *